Sejarah Caffee Break

Istilah dan praktik Coffee Break terus meningkat dalam hal popularitas di tahun 1950-an, sebagian besar akibat dari iklan kampanye Pan-American Coffee Bureau yang mendorong orang-orang untuk mengambil rehat kerja untuk minum kopi. Coffee Break sekarang menjadi bagian umum di tempat kerja sehari-hari.

Pada tahun 1901, seorang Italia pemilik pabrik bernama Luigi Bazzera mencari cara untuk mempercepat para pekerjanya menghabiskan waktu Coffee Break. Menyadari bahwa bila dia dapat menyajikan kopi lebih cepat, para pekerjanya dapat minum dengan segera dan kembali bekerja lebih cepat lagi. Idenya tidak hanya sebatas itu, akhirnya berlanjut pada ide bentuk mesinnya. Idenya untuk mem-pressure air panas melewati kopi bubuk menggunakan tekanan merupakan cara yang sama sekali baru untuk menyajikan kopi.

Dalam waktu hampir bersamaan, Buffalo, sebuah perusahaan di New York membuat sejarah Coffee Break. Pada tahun 1902, Barcelo Manufacturing Company, yang kemudian berganti nama menjadi Barcolounger, secara resmi menyatakan Coffee Break merupakan bagian penting untuk para pekerjanya.

Berdasarkan cerita surat kabar di saat itu, para pekerja bernegosiasi untuk dapat beristirahat singkat di pagi dan sore hari dan salah satu pekerja dengan sukarela memanaskan kopi di atas plat besi pada waktu istirahat ini. Dan nama dari ‘Coffee Break’ resmi pertama kali dicetuskan. Perusahaan Buffalo yang lain menyatakan bahwa di tahun 1901 mereka menyediakan kopi gratis untuk karyawan-karyawannya.

Sampai tahun 1964, Coffee Break menjadi isu nasional Amerika. Pada Juni tahun itu, majalah Time melaporkan adanya negosiasi antara United Auto Workers dan The Big Three. Sebagai isu adalah lima belas menit mematikan mesin sehingga para pekerja dapat menikmati Coffee Break.

Saat ini, sebagian besar pekerja kontrak secara khusus mendapatkan setidaknya sekali Coffee Break setiap shift 8 jam, dan banyak perusahaan mendapati bahwa menyediakan kopi gratis untuk karyawan selama Coffee Break sangat bermanfaat, keuntungan dengan bermodal sedikit.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *